>

Monday, June 17, 2013

Bayi Menolak Menyusu? Begini Mengatasinya

By Unknown | At 12:11 AM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Agar produksi air susu ibu (ASI) lancar, berikanlah ASI pada bayi Anda setiap 2-3 jam. Nah, saat ibu mencoba menyusui bayinya, terkadang si kecil menolak menyusu. Jika hal ini terjadik, ibu tidak perlu panik.

"Untuk mengatasi bayi yang menolak menyusu, lakukan skin to skin contact yang sering di suasana yang tenang atau saat bayi tidak lapar," ujar dr Jeanne-Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, dalam talkshow bertema 'Breastfeeding while Working' di RS Pondok Indah Puri Indah, Jl Puri Indah Raya Blok 52, Kembangan Selatan, Jakarta Barat, dan ditulis pada Senin (17/6/2013).

Jika bayi menangis, jangan dipaksa untuk menyusu. Bisa jadi bayi menangis bukan karena lapar, tetapi karena hal lain misalnya popoknya basah atau merasa kegerahan.

"Bila perlu, perah ASI dan berikan kepada bayi dengan menggunakan cangkir," sambung dr Jeanne.

Terkadang bayi enggan menyusu karena posisinya tidak nyaman. Karena itu ibu perlu mendapat bantuan untuk mendapatkan posisi dan perlekatan bayi yang benar.

"Posisi yang baik akan menjamin terjadinya pelekat yang baik pada payudara," imbuh dokter berkacamata ini.

Nah, posisi bayi yang benar pada saat menyusu adalah telinga, bahu, dan paha berada dalam satu garis lurus. Posisikan bayi dekat dengan ibu, dan bayi harus disangga seluruh badannya, jangan sampai bayi dibiarkan telentang sendiri. Sementara itu, muka bayi harus benar-benar menghadap ke payudara.

Bagaimana ciri pelekatan yang baik mulut bayi pada payudara ibu? Menurut dr Jeanne, mulut bayi akan terbuka lebar, bibir bawah terlipat keluar atau seperti dower, dagu menyentuh payudara, serta sebagian aerola bagian atas lebih terlihat dibanding aerola bawah.

"Pelekatan yang baik akan membuat ibu nyaman, tidak menimbulkan rasa nyeri, serta bayi menyusu secara efektif," terang dr Jeanne.

Menurut dr Jeanne, bayi sulit melekat apabila merasa tidak lapar, kedinginan, sakit, atau lemah. Selain itu juga dikarenakan posisi yang tidak benar, atau karena ibu bergerak menggoyangkan payudara dan bayi. Jika payudara terlalu keras atau aliran ASI yang terlalu deras, bayi juga akan sulit melekat.

Bayi juga akan sulit melekat ke payudara ibu jika mengalami nyeri mulut atau hidung buntu. Jika bayi pernah belajar mengisap dari dot juga bisa jadi mengalami kebingungan.

"Penyebab lain bayi sulit melakat karena tidak suka parfum atau sabun ibu, dan juga karena produksi ASI sedikit," jelas dr Jeanne.

Nah, tanda bayi menyusu dengan baik adalah selesai menyusu bayi akan melepaskan payudara ibu dan bayi tampak tenang. Ciri lainnya, bayi menyusu perlahan, kuat, kadang berhenti sejenak. Selain itu pipi bayi terlihat penuh dan dapat terdengar suara bayi menelan.

"Perlu kesabaran saat bayi belajar menyusu. Rawatlah bayi dengan lembut dan mantap," pesan dr Jeanne.

(vit/up)

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d607788/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C120A0A540C22753790C7640Cbayi0Emenolak0Emenyusu0Ebegini0Emengatasinya/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Usia Berapa Seseorang Terkena Risiko Penyakit Jantung Koroner?

By Unknown | At 12:11 AM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Dok usia berapa seseorang bisa terkena penyakit jantung koroner (PJK)? Terus terang saya takut menderita PJK. Karena saya sering nyeri dada dan lengan kiri dan jantung sering berdebar-debar. Saya sudah cek darah (GD=normal, kolesterol total agak tinggi 220.

Tekanan darah normal dan tidak mempunyai keluarga serangan jantung ataupun stroke, dan saya perokok), rontgen dada normal, EKG=normal sudah 6 x EKG. Hanya ada hasil EKG yang tachycardia.

Boy Sandi (Laki-laki menikah, 31 tahun)
sandiXXXX@gmail.com
Tinggi badan 168 cm, berat badan 68 kg

Jawaban

Dear Bapak Boy Sandi,

Selamat siang Bapak Boy Sandi, sebelumnya Anda sudah melakukan pemeriksaan EKG dan hasilnya membuktikan bahwa: Anda terkena penyakit takikardia. Kapan Anda terakhir kali pemeriksaan tersebut?

Lalu saya ingin bertanya lebih lanjut, kepada Anda, apakah Anda sudah melakukan pemeriksaan holter monitoring? Jika belum, saya sarankan Anda melakukan pemeriksaan Holter Monitoring. EKG: berdasarkan kondisi Anda saat ini, kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan jantung HOLTER MONITORING. EKG tidak dapat mendiagnosa gejala-gejala seperti: nyeri dada, sesak napas, sesak dada dan jantung berdebar-debar dengan terperinci.

Mengenai kolesterol, kolesterol Anda cukup tinggi. Saya sarankan Anda untuk mengontrolnya hingga 200 mm/dl. Jika berlebih maka Anda dapat dengan mudahnya terkena gejala penyakit jantung koroner.

Mengenai usia penyakit jantung koroner, saya tidak dapat memastikannya. Semua orang pasti mudah berisiko penyakit jantung koroner. Bagi usia muda seperti Anda, seseorang yang berisiko penyakit jantung koroner bila ia tidak menjaga pola gaya hidup yang sehat dan pola makan yang teratur. Sering begadang, merokok, mengonsumsi goreng-gorengan, kolesterol tinggi. Saya sarankan Anda untuk terus memiliki dan melakukan pola gaya hidup yang sehat dan teratur.

Mengenai jenis "takikardia", kemungkinan Anda terkena gejala penyakit aritmia jantung, (gangguan pada irama jantung). Untuk pengobatan jenis penyakit ini, Anda boleh berkonsultasi lebih lanjut, gratis tidak dipungut bayaran sepeser pun dengan membawa hasil pemeriksaan Anda (EKG, holter monitoring dan hasil laboratorium).

Untuk informasi dan pendaftaran konsultasi, Anda dapat menghubungi: 021-99808123, terimakasih.

Profesor Xiao Mingdi

Dokter Spesialis Bedah Kardiovaskular di Shanghai Yodak Cardio-Thoracic Hospital. RS Cardio-thoracic Yodak Shanghai terletak di No.218 Jalan Longcao Distrik Xuhui Shanghai. Perwakilan di Jakarta ada di Menara Citicon Lantai 11 Blok Suite E, Jalan S Parman Kav 72, Slipi, Jakarta Barat 11410. Tel: 021 - 99808123 dan 021 - 99570666.

Anggota dari Association of Thoracic and Cardiovascular Surgeons of Asia, konsultan ahli dari Departemen Kesehatan RRC, Dewan Pengawas dari China National Science and Technology Progress Award, Wakil Direktur dari China Thoracic and Cardiovascular Surgeons Society, Ketua Kehormatan untuk Shanghai Thoracic and Cardiovascular Surgeons Society, Standing Committee Member of the China Medical Doctor Association.

(hrn/vta)

Punya Pertanyaan Seputar Kesehatan? Silahkan Klik di Sini

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d6087ee/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C1142460C22753440C13760Cusia0Eberapa0Eseseorang0Eterkena0Erisiko0Epenyakit0Ejantung0Ekoroner/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Sebelum Tersirat, Seseorang Bisa 'Rasakan' Senyuman Tulus Orang Lain

By Unknown | At 12:11 AM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Hati siapa yang tak gembira jika mendapat senyuman yang tulus dari orang lain, apalagi dari orang yang disayangi atau dicintai. Bahkan menurut sebuah studi baru, sebelum tersirat di wajah, senyuman tulus dari seseorang sudah bisa Anda 'rasakan' dan antisipasi.

Namun 'sinyal' serupa takkan pernah dirasakan dari senyuman yang dipaksakan atau senyum yang bersifat sopan. Atau dengan kata lain, untuk kedua jenis senyum ini, setiap orang hanya bisa mendeteksinya jika senyuman tersebut sudah terlihat atau tersirat di wajah orang lain.

Menurut tim peneliti dari Bangor University, UK, studi ini merefleksikan keunikan nilai sosial dari apa yang disebut dengan 'senyum yang tulus dari hati'.

Hal ini juga telah dibuktikan peneliti ketika memperhatikan beberapa pasang partisipan yang baru saja mengenal satu sama lain. Ternyata para partisipan ini tak hanya saling bertukar senyuman, tapi mereka juga hampir selalu dapat menebak apakah antara satu sama lain bertukar senyum yang tulus atau sekedar senyum sopan.

Partisipan memberikan respons yang lebih cepat kepada partner yang menunjukkan senyum tulus ketimbang ketika partner melempar senyum sopan mereka. Artinya para partisipan telah mengantisipasi senyuman tulus dari partnernya itu sejak awal.

Kemudian dari data sensor elektronik yang ada pada wajah partisipan terungkap bahwa ketika partisipan mengharapkan munculnya senyuman tulus dari partnernya, maka mereka bersiap membuat senyuman yang melibatkan otot-otot matanya, tapi peneliti tak melihat aktivitas apapun di seputar otot-otot mata partisipan ketika mereka menantikan senyum yang sopan di wajah partnernya.

"Perbedaan respons tersebut menunjukkan bahwa senyuman yang tulus merupakan bentuk penghargaan sosial yang sangat berharga. Dan temuan ini memberi petunjuk bahwa proses dasar yang menuntun kita untuk memberikan respons tertentu sebagai bentuk penghargaan terhadap orang lain (yaitu tersenyum) tampaknya juga memainkan peranan penting dalam membimbing perilaku sosial saat berinteraksi dengan orang lain," terang peneliti Dr. Erin Heerey.

Heerey pun menambahkan studi ini dapat membantu orang-orang yang kesulitan melakukan interaksi sosial.

"Seiring dengan kemajuan pemahaman kita terhadap perkembangan interaksi sosial, tampaknya temuan ini juga dapat membantu membuat intervensi bagi orang-orang yang kesulitan berinteraksi secara sosial, seperti penderita kecemasan sosial, autisme atau schizophrenia," tutupnya seperti dilansir Telegraph, Senin (17/6/2013).

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.


(vit/vit)

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d6107cb/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C1230A170C22754250C7630Csebelum0Etersirat0Eseseorang0Ebisa0Erasakan0Esenyuman0Etulus0Eorang0Elain/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Masih Perkasa, Kakek Umur 91 Tahun Pecahkan Rekor Dunia Angkat Beban

By Unknown | At 12:11 AM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Phoenix, Idiom kerja keras di usia muda dan leha-leha di usia tua nampaknya tak berlaku bagi Sy Perlis. Di saat orang-orang seumurannya menghabiskan waktu di tempat tidur atau di panti jompo, kakek berumur 91 tahun ini malah memecahkan rekor dunia angkat beban.

Perils yang berasal dari Arizona ini mampu mengangkat besi seberat 187,2 kilogram. Dia memecahkan rekor World Association of Benchers and Deadlifters untuk kategori usia 90 tahun ke atas dalam kejuaraan National Push-Pull Bench Press and Dead Lift Championships yang diadakan di Phoenix, AS.

"Pada usia ketika beberapa orang menghindari olahraga, Perlis telah menjadi atlet. Kami sudah punya banyak atlet angkat berat yang berumur 80-an tahun dan terkadang kita mendapat yang berumur 90 tahun lebih, tetapi tidak pernah ada yang bisa menginspirasi orang seperti Perlis," kata presiden asosiasi dan event organizer, Gus Rethwisch seperti dilansir USA Today, Senin (17/6/2013).

Pria tua ini berhasil memecahkan rekor sebelumnya dengan berat 135 kilogram yang telah ditorehkan sejak tahun 2005. Dia mulai berlatih angkat besi ketika berusia 60 tahun, tetapi baru memasuki kompetisi pertama kalinya 5 tahun lalu atas saran pelatihnya. Kini, dia langganan juara.

Ketika berkompetisi di divisi 85 - 89 tahun, Perlis memenangkan kejuaraan negara pada tahun 2009 lalu dan gelar juara dunia pada tahun 2010 dan 2011 dalam kategori berat 82 kg. Walau demikian, sebenarnya bukanlah hal yang mudah baginya untuk berlatih olahraga berat. Dia sempat mengalami cedera, walau tak berhubungan dengan hobi angkat besinya.

Menurut sang pelatih, Reid Solar, kegiatan angkat besi mungkin bisa menjadi faktor, tapi sulit menentukan penyebab masalah kesehatan bagi atlet yang tua. Perlis sempat menjalani operasi untuk mengobati hernia dan alat pacu jantungnya. Dia juga sempat didiagnosis dengan arthritis pada pergelangan tangannya.

Karena sempat menjalani operasi alat pacu jantung, Perils dilarang pelatihnya untuk mengikuti kompetisi di tahun 2012 lalu. Bukan karena masalah usia, tapi kondisi kesehatan. Sebab Solar juga menerapkan hal yang sama pada atlet yang muda. Setelah dianggap sanggup berkompetisi, Solar pun mendukung Perlis.

Perlis berlatih 5 hari dalam seminggu. Latihan rutinnya meliputi olahraga kardiovaskular dan angkat besi dengan pelatihan khusus benchpress seminggu sekali. Sang istri, Joan (69 tahun), mengaku selalu mendorong suaminya untuk tetap aktif.

"Saya selalu mengatakan jika bukan karena suami saya, saya akan berada di rumah menonton TV dan makan bonbons. Dia motivator saya. Dia membuat saya berolahraga juga," kata Joan.

Dalam kejuaraan tahun 2013 ini, Perlis merupakan salah 1 dari 3 atlit angkat berat dalam kategori usia 90 tahun, tapi Perlis adalah favorit penonton. Mereka bersorak memberikan semangat. Biasanya atlit hanya diperbolehkan mengangkat beban sebanyak 3 kali atau 4 kali jika mencoba memecahkan rekor dunia.

Namun kali ini, Perlis diperbolehkan melakukan 5 percobaan. Pertimbangannya adalah catatan pencapaiannya pada pekan terakhir. Setelah kompetisi usai, banyak pesaing menemuinya di belakang panggung untuk mengucapkan selamat. Beberapa penggemar meminta berfoto bersama.

Salah satunya adalah Gene Lawrence (73 tahun) asal dari Scottsdale. Ia menyebut Perlis telah menjadi pahlawan barunya. Dia menganggap dirinya sudah terlalu tua, namun ketika melihat Perlis, dia merasa malu.

"Kau masih anak-anak," kata Perlis terkekeh-kekeh.

(pah/vit)

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d60fac5/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C130A4320C22754860C7630Cmasih0Eperkasa0Ekakek0Eumur0E910Etahun0Epecahkan0Erekor0Edunia0Eangkat0Ebeban/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Sunday, June 16, 2013

Demi Keliling Eropa, Penyair Kolombia Rela Jual Biji Kemaluan

By Unknown | At 9:50 PM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Kegigihan seorang penyair asal Columbia ini patut diacungi jempol, namun di satu sisi membuat orang bergidik. Demi bisa pergi berkeliling Eropa, dia rela menjual buah zakar alias biji kemaluannya seharga US$ 20.000 atau sekitar Rp 197,4 juta. Siapa mau beli?

Raffael Medina Brochero bertekad menjual kantung 'masa depannya' ini demi mendanai turnya keliling Eropa yang bertajuk 'Poetry for Peace in Colombia'. Lewat sebuah siaran radio, penyair asal kota Magdalena ini mengatakan akan memberikan zakarnya kepada orang pertama yang mau membayar sejumlah uang yang diinginkan.

Seperti dikutip dari Colombia Reports, Senin (17/6/2013), keputusan yang diambil Medina ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya dia telah mengalami pengalaman pahit pada tahun 2012 lalu saat melakukan tur keliling Amerika Selatan. Saat menjelajah beberapa negara di sana, dia akhirnya bangkrut begitu sampai di Bolivia.

Medina menjelaskan bahwa hidupnya sempat terancam di La Paz, Bolivia. Dia melanggar hukum dari 5 negara berbeda di benua itu dan sudah menjual cincin kawinnya di Peru. Kesemua pengorbanan ini dilakukan demi menyuarakan puisinya. Nah, pengalaman pahit inilah yang ingin dihindari saat melakukan tur ke Eropa nanti.

Oleh karena itu, Medina memutuskan perlu menjual buah zakarnya dalam rangka mewujudkan mimpinya. Di Eropa nanti, rencananya dia juga akan menyebarkan puisinya di berbagai negara di sana. Dalam kurun waktu 35 tahun karirnya menjadi seorang penyair, Medina telah menerbitkan 11 buku.

(pah/vta)

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d60713f/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C1122390C227530A0A0C7630Cdemi0Ekeliling0Eeropa0Epenyair0Ekolombia0Erela0Ejual0Ebiji0Ekemaluan/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Sekolah Ini akan Undang Bintang Porno untuk Ajarkan Pendidikan Seks

By Unknown | At 9:12 PM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Seorang kepala sekolah di Inggris mengusulkan terobosan yang kontroversial dalam mengajarkan pendidikan seks. Menurutnya, seorang bintang porno bisa saja dihadirkan untuk berbagai cerita tentang industri porno yang tidak realistis.

Dilihat dari tujuannya, gagasan ini ada benarnya sebab tidak sedikit orang begitu terobsesi dengan tayangan porno dan kemudian menirunya dalam kehidupan nyata. Padahal, sebagian besar dari yang tampak di film-film dewasa adalah rekayasa yang sengaja dilebih-lebihkan.

Sebagai contoh, penampilan para bintang perempuan yang begitu mulut tanpa cela. Dalam kehidupan asli mungkin tidak selalu demikian, karena yang tampak di film telah melewati proses editing dan masih ditambah dengan riasan make-up untuk membuatnya sempurna.

Begitu pula durasi seks yang kadang-kadang bisa sampai berjam-jam, dalam kenyataannya tidak akan mungkin bisa berlangsung selama itu. Pengambilan gambar di film bisa saja dilakukan berulang-ulang, lalu digabung agar seolah-olah memang tahan lama.

Mark Slater, kepala sekolah The Leys di Cambridge yang melontarkan gagasan untuk menghadirkan bintang porno sebagai pengampu pendidikan seks mengatakan bahwa anak-anak harus menyadari hal itu. Tidak semua yang disaksikannya dalam tayangan porno itu nyata.

Bagi Slater, menghadirkan bintang porno tidak menjadi masalah selama bisa memberikan nilai-nilai dan pengaruh yang baik. Dalam hal ini, untuk mengantisipasi pengaruh buruk dari pornografi online yang nyaris tidak mungkin dibendung peredarannya.

"Ada anak-anak muda yang sangat mudah mengakses semua material (porno), yang beberapa tahun lalu tidak bisa diakses," kata Slater seperti dikutip dari Telegraph, Senin (17/6/2013).

Slater menambahkan salah satu cara untuk melindungi anak-anak muda itu adalah dengan memberdayakannya. Sekolah wajib memberikan pengertian bahwa segala hal yang menyangkut pornografi bisa bersifat adiktif atau menyebabkan kecanduan, dan juga bisa merusak.

(up/vit)

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d6057f1/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C10A55280C22752440C1390A0Csekolah0Eini0Eakan0Eundang0Ebintang0Eporno0Euntuk0Eajarkan0Ependidikan0Eseks/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Usai Pasang Implan Bokong Rp 22,7 Juta, Ibu Muda Meregang Nyawa

By Unknown | At 8:50 PM | Label : | 0 Comments

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Miami, AS, Penampilan bisa dibeli dengan uang. Tapi kalau nyawa, tak ada yang menjualnya. Andai saja Suyima Torres (28 tahun) tahu bahwa prosedur kecantikannya berisiko fatal, mungkin dia tak akan pernah mau menjalani implan bokong seharga Rp 22,7 juta.

Torres meninggal 10 jam setelah menjalani implan bokong di Cuerpos Health and Aesthetics. Ibu muda asal Miami ini meninggalkan 2 anak perempuan berusia 7 dan 8 tahun. Seorang dokter asal Venezuela yang menyuntkikan implan kini masih dalam pengejaran.

Setelah menjalani operasi implan bokong pada tanggal 11 April seharga US$ 2.300 atau sekitar Rp 22,7 juta, seorang saksi mata melihat ibu 2 anak ini terhuyung-huyung di tempat parkir dan nampak bingung. Badannya dingin dan gemetar, padahal cuaca saat itu panas.

"Saya menatapnya dan dia jatuh. Jadi saya keluar, menjemputnya, saya bertanya di mana mobilnya," kata seorang saksi mata yang kemudian menelepon nomer darurat 911 seperti dikutip dari New York Daily News, Seninh (17/6/2013).

Bersama sang pemilik Cuerpos Health and Aesthetics, Ruth Planas, Torres diantar ke rumah sakit. Sayangnya Planas tidak memberitahu dokter tentang operasi bokong yang baru saja dijalani Torres. Akhirnya ibu muda itu meninggal hari itu juga, sedangkan pihak keluarga menyayangkan sikap Planas.

"Mungkin kalau wanita itu (Planas) mengatakan kepada mereka sejak awal (tentang operasi bokongnya), anak saya masih akan berada di sini," kata Espinosa, ibu Torres.

Departemen Kepolisian Miami sedang menyelidiki insiden ini, namun belum menetapkan siapapun sebagai tersangka. Polisi mengambil catatan, obat-obatan dan komputer dari fasilitas milik Planas. Sayangnya, Planas lagi-lagi bungkam soal identitas dokter yang melakukan operasi.

Diperkirakan, dokter bedah asal Venezuela tersebut sudah pergi meninggalkan AS. Sebab tak hanya Torres, ternyata 16 hari sebelumnya juga ada seorang wanita muda bernama Dailen Garcia (20 tahun) yang meregang nyawa setelah mendapat implan bokong dari fasilitas yang sama.

Garcia sempat dirawat di perawatan intensif karena mengalami gangguan penglihatan dan pendarahan paru-paru. Kini pengacaranya sedang mempersiapkan kasusnya pengadilan. Malpraktik implan pantat memang telah menjadi masalah dalam beberapa tahun terakhir di AS.

Salah satu kasus yang paling terkenal adalah di mana seorang perawat bernama Oneal Ron Morris asal Florida diduga membunuh seorang pasien dengan cara menyuntikkan karet penambal ban dan semen karet ke bokongnya.

(pah/vta)

17 Jun, 2013


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2d600c80/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A60C170C10A22510C22751950C7630Cusai0Epasang0Eimplan0Ebokong0Erp0E2270Ejuta0Eibu0Emuda0Emeregang0Enyawa/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Berita Kesehatan Terkini - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz